DAERAH

Jalan Tamansari Bukit Jangkrik Ditutup, Transmisi Lokal Meluas

Gianyar, JARRAKPOS.com – Untuk mencegah meluasnya transmisi lokal di kawasan desa, jalan menuju ke bendungan subak jelaung atau yang lebih dikenal sebagai Taman Sari di Lingkungan Banjar Bukit Jangkrik, Kelurahan Samplangan, Gianyar ditutup untuk sementra waktu. Hal ini dikarenakan di Kelurahan Samplangan sudah terjadi beberapa kasus positif Covid-19.

Jero Bendesa Adat Bukit Jangkrik, I Kadek Juniarta, Senin (22/6/2020) mengatakan bahwa penutupan akses jalan menuju Taman Sari atas koordinasi pihak prajuru sibak dan Desa Adat. “Mengingat sesuai laporan warga banyak orang luar desa yang beraktifitas dan berkegiatan di wilayah seputaran Taman Sari ini yang menimbulkan kerumunan,” ujarnya.

Baca juga:  Menggoreskan Malam di Kain Bergambar Banteng, Bupati Andi Ajak Anak-Anak Membatik di Tempat Belajar RA Kartini
Ik-20/3/2019

Untuk tahap antisipasi, pihak Desa Adat dan subak sepakat untuk menutup akses untuk warga dari luar Desa. “Sebagai antisipasi, akses untuk ke lokasi itu kami tutup. Lebih baik mencegah demi kesehatan dan keselamatan warga kami,” katanya.

Dikatakan oleh Juniarta bahwa penutupan akses menuju ke Taman Sari sudah ditutup sejak awal Mei 2020 lalu, “Sudah kita tutup sejak awal mei, untuk pembukaan nya kembali kita masih tunggu pemberkaluan new normal. Nanti kalau kasus melandai, kita buka kembali,” imbuhnya.

Baca juga:  Latsitarda Nusantara XlI/2022 Menuju NTB Gemilang
12th-ik#27/3/2020

Taman Sari merupakan sebuah bendungan pengairan sawah yang bersumber air dari mata air, Taman Sari ini dikelola oleh Subak Jelaung Bukit Jangkrik. “Biasanya ditaman sari ini juga ada genah (tempat) untuk melukat dan tempat mata air untuk warga mencari air minum atau tirta. Makannya banyak warga luar desa juga sering kesini,” pungkas Juniarta. tur/ama


Banner Iklan Sariksa

Related Articles

Back to top button