POLITIK

80 Persen Banjar Adat Di Kuta Merapat Dukung “Satu Jalur”

[socialpoll id=”2481371″]

BADUNG, JARRAK POS – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kuta, I Nyoman Graha Wicaksana, B.COM.MM optimis kemenangan KBS-Ace di Kecamatan Kuta akan sangat tinggi. Target ini dinilai sangat realistis mengingat hampir 80 persen banjar adat di kawasan Kecamatan Kuta sudah menyatakan merapat dan membulatkan tekad mendukung pasangan nomer urut satu yang diusung partai PDI Perjuangan. “Peta politik tanpa melangkahi kehendak diatas kita optimis meraih hasil yang baik untuk kemenangan KBS-Ace target 70 hingga 75 persen,” papar Graha.

Graha Wicaksana menceritakan, bercermin dari Pilbup Badung lalu perolehan suara untuk pasangan yang diusung PDI Perjuangan berhasil menghimpun dukungan suara 57 persen, kemenangan ini diakui masih belum optimal yang disebabkan adanya pembelotan suara partai. Sementara dalam menghadapi Pilgub Bali 2018 kekuatan politik mendukung KBS-Ace semakin solid dengan gerakan satu jalur. Terlebih Anom Gumanti politisi PDI Perjuangan asal kuta dijadikan ketua tim untuk memenangkan I Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardana Sukawati sebagai gubernur dan wakil gubernur Bali pada Pilgub Bali 2018. “Kita bersama Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Kabupaten Badung sudah bergerak dari Seminyak hingga Kedonganan. Sekarang kita solid di internal terlebih putra Kuta menjadi panglima perang di Kabupaten Badung, kehormatan dan kepercayaan ini akan kita pegang untuk memenangkan KBS-Ace terlebih di Kecamatan Kuta,” tegasnya.

Tak hanya untuk Pilgub Bali 2018, semangat Kader PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kuta juga semakin memantapkan komitmennya untuk menghadapi Pileg 2019. Sebelumnya PDI Perjuangan mampu meraih 3 kursi sehingga melihat tingginya dukungan satu jalur pada Pilgub Bali juga membangun optimistik PDI Perjuangan Kecamatan Kuta untuk menambah porolehan kursi di DPR. “Kita dulu tidak punya bupati kita bisa meraih 3, nah sekarang dengan kita punya bupati yang lahir dari rahim PDI Perjuangan kita harus menaikkan target kita lagi satu strip. Minimal kita dapat 4 kursi di Kuta,” harapnya.

Mewujudkan capaian ini Graha mengaku telah merapatkan barisan untuk menguatkan konsolidasi Partai PDI Perjuangan Kecamatan Kuta. Dibawah komando Ketua PAC PDI Perjuangan, seluruh petugas partai disiapkan satu komando agar perjuangan merebut hati rakyat benar-benar mempertaruhkan nama baik partai berlambang kepala banteng ini sehingga pembagian tugas dan wilayah perjuangan sesuai hasil kordinasi. Penguatan kader yang akan bertarung pada Pileg 2019 benar-benar disiapkan melalui berbagai kegiatan simakrama di 30 banjar adat di Kecamatan Kuta yang tersebar di 5 desa yang meliputi Desa Kuta, Seminyak, Tuban, dan Desa Kedonganan.

Pergerakan merapatkan dukungan KBS-Ace untuk Pilgub Bali yang sudah merangkul 80 persen suara di tingkat masyarakat banjar adat, mengarahkan dukungan untuk program kerja satu jalur mampu dipahami secara rasional oleh 34 ribu calon pemilih di Kecamatan Kuta. “Sekarang sudah hampir setiap rumah warga menaikkan bendera PDI-Perjuangan secara swadaya, ini tidak terlepas dari dukungan sayap partai seperti Generasi Muda Banteng (Gerbang), Banteng Arek Putra (Barat) dan gerakan loyalis dari Teman GW (Teman Graha Wicaksana, red),” tutup Ketua Tim Pemenangan KBS-Ace Kecamatan Kuta ini. eja/ama

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close