POLITIK

Gara-gara Video Postingan Kalimat Seks Bebas, Ismaya “Tantangan” AWK


Denpasar, JARRAKPOS.com – Menjadi bagian elemen masyarakat Bali, Ketua Yayasan Kesatria Keris Bali, I Ketut Putra Ismaya Jaya (KERIS) mempertanyakan sikap Senator Bali, Dr.Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa, SE (M.TRU) MSi., (AWK) atas berbagai videonya di media sosial yang kembali viral dan dinilai provokatif dan dinilai melukai perasaan masyarakat Bali.

1bl#ik-11/10/2020

Untuk itu KERIS melayangkan surat “tantangan” resmi pada Rabu (21/10/2020) kepada AWK untuk melakukan Diskusi Klarifikasi. “Melalui surat ini saya ingin bertemu saudara, menghadap secara langsung, berdiskusi secara terbuka, untuk mempertanyakan video-video dan postingan saudara yang saat ini viral di media sosial,” ujarnya di Denpasar, Jumat (23/10/2020).

Ismaya dalam surat tersebut menyampaikan ada empat video yang harus disikapi AWK untuk mempertanggungjawabkan pernyataannya yang dinilai melukai perasaan masyarakat. “Mengingat saudara sebagai senator DPD/MPR RI Bali yang mempunyai kewajiban untuk memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada masyarakat Bali yang saudara wakili,” tegasnya.

1th-ik#1/1/2020

Adapun empat video yang berisikan potongan kalimat yang harus diklarifikasi AWK yakni. Pertama, ‘awak Bali lacur meme bapa cuma buruh petani’ (apapun pekerjaan orang tua mestinya harus dihargai). Kedua, ‘Apakah boleh anak-anak sekolah melakukan seks bebas? (dijawab dengan kekonyolan mengarah ke seks bebas).

Ketiga, ‘Apabila kamu menikah dengan perut yang sudah besar, itulah anak bebinjat, itulah anak yang lahir dari neraka, kamu tiupkan roh dari neraka, makanya liat anak-anak pertama, jadi bandel-bandel, jadi orang Ormas, jadi orang ga benar, korupsi. Keempat, ‘Hare Kresna dimasalahkan di Bali beberapa waktu lalu oleh sekelompok ortodoks, persatuan caleg gagal (PCG) yang disponsori oknum penguasa plus adu domba kaum radikal/kadrun bahkan sampai repot repot demo’.

1bl-bn#1/4/2020

Atas video-video yang berdar di media sosial tersebut Ismaya akan menunggu jawaban AWK untuk melakukan dan menerima dirinya melakukan diskusi klarifikasi hingga hari Senin (26/10/2020). “Apabila surat ini tidak saudara tanggapi, maka izinkan kami lima orang dari Yayasan Kesatria Keris Bali pada hari Selasa datang langsung ke kantor DPD Provinsi Bali guna mendapat penjelasan yang sebenar benanya dari saudara mengenai video-video dan postingan saudara yang saat ini viral di media sosial,” jelasnya.

Sayangnya saat dikonfirmasi terpisah, Wedakarna belum bisa dimintakan tanggapan terkait tantangan tersebut. eja/jmg


Close