OLAHRAGA

Rafriandi Ingatkan PSSI, ‘Naturalisasi Pemain Harus Ada Relevansinya ‘

Medan – jarrakpos – Pengamat sepak bola Rafriandi Nasution meminta agar tetap bijak dalam menaturalisasi pemain untuk Timnas Indonesia. Saat ini, PSSI dikabarkan sudah menyiapkan empat pemain untuk dinaturalisasi.

Konon, empat pemain ini disiapkan untuk Timnas Indonesia yang main di Piala AFF Desember 2021

Keempatnya adalah Sandy Walsh, Jordi Amat, Mees Hilgers, dan Kevin Diks.

Mantan anggota DPRD Sumut itu mengingatkan bahwa naturalisasi yang datang dari insisiatif PSSI, harus ada relevansinya.

“Nasionalisme itu sekarang sudah bergaul dengan humanisme. Jadi sebenarnya naturalisasi itu bukan lagi soal halal atau haram di dunia olahraga. Sehingga seharusnya tidak menjadi kontroversi. Hanya, memang harus ada relevansinya. Artinya naturalisasi yang datang dari inisiatif federasi, hanya relevan jika pemain tersebut ada hubungan sejarah atau darah keturunan,” katanya Selasa

Baca juga:  Ganjar dan Menpora Lepas Elite Race Borobudur Marathon 2021

Dia mengatakan relevansi tidak dibutuhkan kalau pemain itu sendiri yang minta naturalisasi jadi WNI. Ini terjadi kepada Christian Gonzales asal Uruguay yang dinaturalisasi menjadi WNI agar bisa membela timnas

Seperti diketahui pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong memang membutuhkan tambahan tenaga ”impor” di skuad didikannya yang disiapkan untuk Piala AFF. Namun, yang dimaui pelatih asal Korea Selatan tersebut hanya mereka yang punya darah atau keturunan Indonesia.

Naturalisasi pemain yang diminta pelatih Tim nas itu Kata Rafriandi melihat kebutuhan jangka pendek agar publik terpuaskan akan kinerja team pelatih tim Nasional dalam memenuhi target yang sudah dicanangkan PSSI dan sesuai kontrak yang sudah di tandatangani Shin Tae Yong.

Baca juga:  Dahliana Ogah Mundur, Pendekar Segera Turun Gunung Selamatkan Silat Sumut

“Pertanyaan nya apakah sudah membawa dampak kah pemain naturalisasi dalam mengangkat prestasi Teamnas PSSI kita di kancah Asean,Asia dan dunia?”, Tanyanya swl

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button