DAERAH

Hub Project Lahirkan Warna Baru Geliat Ekonomi Kreatif di Denpasar

Denpasar, JARRAKPOS.com – Keberadaan ruang kreatif Hub Project akan memberi warna baru dan semakin memajukan ekonomi kreatif di Bali. Hub Project merupakan sebuah creative space/ ruang kreatif yang beralamat di Jalan Merdeka IV, No.17, Denpasar itu akan difungsikan untuk mendukung geliat ekonomi kreatif di Kota Denpasar, diresmikan langsung Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra, Sabtu (23/3/2019. “Di tengah persaingan bisnis yang makin tinggi, berkolaborasi merupakan sebuah keharusan dalam mengembangkan sayap bisnis menjadi lebih besar,” ungkap Pengelola Hub Project Creative Hub, I Putu Hendika Permana.

.

Dikatakan, Hub Project mengambil tagline “Connect and Collaborate” dengan misi membuat para member maupun pengunjungnya dapat saling terhubung dan saling berkolaborasi. Hub Project tidak hanya sekedar “space” namun memiliki tujuan yang lebih dalam yaitu membuat sebuah “Project” untuk saling terhubung dan berkolaborasi dalam sebuah “HUB”. Berdasarkan semangat tersebutlah lahir sebuah konsep Hub Project ini. Hub project berdiri atas kolaborasi 4 perusahaan yaitu Nu Foam Cafe, Merdeka Lodge, Voordurend dan Harmoni Permata. Fasilitas yang ditawarkan pada tempat ini adalah Cafe, Guest House, Coin Laundry, Distro, Coworking Space, Virtual Office, Meeting Room dan Class Room.

Baca juga:  Kadis Perizinan Pemprovsu Jadi Tersangka

Baca juga : Pasarkan Produk Pertanian, Gubernur Koster Rancang Festival Agro Tahunan

“Fasilitas tersebut dapat dinikmati member maupun pengunjung dengan biaya yang terjangkau. Suasana yang nyaman dengan lingkungan bisnis diharapkan bisa menambah geliat kesuksesan ekonomi kreatif di denpasar dan bali pada umumnya,” jelasnya. Beberapa sub sektor kreatif yang dapat didukung melalui tampat ini adalah Aplikasi dan Pengembang Permainan, Arsitektur, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Desain Produk, Film, Animasi, dan Video, Kuliner, Musik, dan Seni Rupa. Hendika menambahkan, industri kreatif merupakan salah satu bentuk kewirausahaan yang menjanjikan ke depannya.

Pemuda di Denpasar akan banyak beraktivitas untuk saling mendukung dalam meningkatkan usahanya dibidang kreatif dengan dukungan banyak fasilitas yang menarik di Hub Project. “Besar harapan kami suasana yang nyaman di Hub Project dengan lingkungan bisnis diharapkan mampu mendorong tumbuhnya geliat ekonomi di Kota Denpasar,” ungkapnya. Sementara, Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra mnyambut baik adanya Hub Project Creative Hub yang kedepanya dapat memberikan ruang sekaligus wadah untuk berkumpulnya insan kreatif di Bali, khususnya Kota Denpasar.

Baca juga:  Di Toba, Pria Positif Covid - 19 Keluyuran Ludahi Warga

Baca juga : BCA Super League Triathlon 2019 Diramaikan 1.500 Pelari

“Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus mendorong tumbuh kembang wadah kreatif yang dikenal dengan creative hub ini, sehingga segala potensi yang dimiliki oleh generasi muda dapat terwadahi serta dapat bermuara pada pengembangan sektor ekonomi kreatif,” jelasnya. Lebih lanjut dikatakan Rai Mantra, beragam fasilitas yang tersedia di Hub Project ini sudah lengkap. Sehingga pihaknya mendorong generasi muda untuk memanfatkan Hub Project ini menjadi Co-Working Space guna merangsang tumbuhnya ide kreatif yang dapat menjadi peluang usaha.

Baca juga:  KPK Tetap Usut Azis Syamsuddin

“Selamat atas diresmikanya Hub Project ini, anak muda mari kita terus berinovasi dan berkarya di dalam Co-Working Space guna menciptakan peluang usaha dengan tetap mempertahankan identitas dimana tradisi, digitalisasi, dan modernisasi bergerak bersama yang dikenal dengan istilah orange ekonomi yang bergerak dalam ekonomi kreatif,” jelas Rai Mantra seraya menambahkan bahwa saat ini keberadaan Co-Working Space yang salah satunya adalah Creative Hub tentu sangat efektif dalam mencetak wirausaha muda, khususnya yang bergerak dalam sektor ekonomi kreatif. Sehingga nantinya hasil produk dari creatif hub serta potensi yang dihasilkan dapat memberikan peluang usaha.

Baca juga : 20 Ribu Rumah Tangga di Bali Masih Numpang Setrum

“Di Kota Denpasar ada rumah kemasan, dan rumah belanja, jadi produk yang dihasilkan dapat dipromosikan sehingga mampu bersaing dengan produk lainya, pola inilah yang ingin kita ciptakan dalam mendukung tumbuh kembang sektor ekonomi kreatif di Kota Denpasar,” paparnya. ana/ama

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button