DAERAH

Santri Ponpes Se- kota Padangsidimpuan Mulai Divaksin

Padangsidimpuan, (JarrakPos) – Terhitung mulai digalakkannya program vaksinsi nasional covid-19 di lingkungan sekolah se-kota Padangsidimpuan, pondok-pondok pesanteren secara berangsur mulai mendapat giliran.

Pelaksanaan vaksin kali ini, Kamis (23/09) dipusatkan di Pondok Pesanteren Al-Ansor yang menampung seluruh santri dan santriwati pondok pesanteren se-kota Padangsidimpuan . Dalam pelaksanaan vaksinasi ini dihadiri oleh wakil walikota Padangsidimpuan Ir.Arwin Siregar, Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini dan sejumlah kepala OPD.

Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al- Ansor, Buya H. Sahdi Ahmad Lubis dalam sambutannya menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi covid-19 merupakan langkah ikhtiar dalam menanggulangi penyebaran covid-19 dan turut mendukung program program pemerintah guna mencegah penularan covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

Baca juga:  Kapolres Magelang Memberikan Reward Kepada Empat Orang Anggotanya Yang Berprestasi

Buya Sahdi menyampaikan, program vaksinasi massal adalah untuk percepatan terbentuknya kekebalan tubuh pada santri dan juga sebagai salah satu wujud sosialisasi kepada seluruh masyarakat bahwa vaksin covid-19 aman dan halal, sehingga masyarakat yang memenuhi syarat tidak takut untuk divaksin.

Terima kasih kepada Kapolres dan Wakil Walikota Padangsidimpuan beserta jajaran, kami mendukung program vaksinasi ini sebagai upaya mencegah agar masyarakat tidak terpapar covid-19 yang sekarang menjadi wabah di dunia,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Padangsidimpuan, Arwin Siregar selaku pemimpin giat monitoring vaksinasi tersebut menuturkan, pelaksanaan vaksinasi gencar dilakukan oleh Pemko Padangsidimpuan dan juga Pemerintah Pusat adalah sebagai upaya percepatan terbentuknya kekebalan imun terhadap masyarakat.

Baca juga:  Anggota Pos Ramil Benawa Tangkap Dua Orang Oknum Anggota Polri Pemilik 2.760 Botol Minuman Keras

Dengan demikian vaksin covid-19 ini tidak hanya menyelamatkan diri sendiri tapi juga melindungi orang-orang di sekitar kita. Namun meskipun setelah divaksin diharapkan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilaksanakan sebagai upaya pencegahan virus covid-19,” jelas Wakil Walikota.

Peningkatan kekebalan tubuh diperlukan bagi seluruh lapisan usia di masyarakat. Saat ini, beber Wakil Walikota, target vaksinasi yakni pada anak usia 12 hingga 17 tahun. Hal itu dilakukan dalam rangka menghadapi proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara terbatas di sekolah.

Kepada santri kita yang sedang menimba ilmu agama, diharapkan senantiasa dalam keadaan sehat, saya mengajak kita semua yang ada disini sama-sama berdoa agar kegiatan ekonomi dan pendidikan secara bertahap bisa berjalan,” pungkasnya.
.

Baca juga:  DPRD Gelar Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Terhadap Raperda APBD Tahun 2022

Diketahui, vaksinasi massal bagi santri dan siswa ini merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Harapannya, dapat menekan angka penyebaran Covid-19 di kalangan anak-anak.

Fatimah Siregar santriwati kelas XII Ponpes Al-Ansor kepada wartawan menuturkan, dengan vaksin ini akan menghilangkan rasa was-was bagi santri-santriwati dalam menimba ilmu, karena immun tubuh pelajar makin kuat untuk menghadang serangan virus covid-19.

Mewakili santri dan santriwati menuturkan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang telah menorehkan perhatiannya kepada pondok pesanteren dalam memperhatikan keselamatan santri maupun santriwati . *(Ali Imran).

Tinggalkan Balasan

Back to top button