DAERAH

Akibat Pandemi Covid-19, Arang Batok Kelapa Dijual Lokal

Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Akibat Pandemi Covid-19 , Ikhwan Lubis salah seorang pengusaha arang batok kelapa di kelurahan Panyanggar , kec. Kota Padangsidimpuan terpaksa putar otak dari penjualan partai besar ke luar daerah menjadi penjualan secara ritel / eceran.

Kepada wartawan , Minggu (24/10), Ikhwan menyebutkan , sebelumnya dalam satu bulan ia mampu mengirimkan arang batok kelapa ke Medan hingga 10 Ton. Namun karena pandemi covid-19, permintaan arang batok kelapa dari pabrik Briket Medan menurun, sehingga daya jualnya menjadi lesu.

Baca juga:  Taruna Akmil Terima Ceramah Dari Dr. Nanik Rahayu,S.H.M.S., Anggota Komisioner Ombudsman RI

Untuk antisipasi berhentinya produksi dan pengangguran terhadap karyawannya, Ikhwan mengaku putar otak dengan melakukan gebrakan mencari pangsa pasar baru, yakni penjualan dilakukan secara riteil dalam kemasan plastik berukuran 1kg hingga 5 kg.

Sasarannya para pelaku UKM dan restoran, seperti pedahang sate, rumah makan dan bahkan acara besar seperti pesta pernikahan dan lain sebagainya.

“Alhamdulillah, meski sekarang penjualannya secara ecerannya, produksi saya mulai konstan seperi sediakala dan untungnya lebih besar ketimbang jual dalam partai besar”, jelas Ikhwan.

Baca juga:  7 Orang Terjaring Razia Kartu Vaksin

Menurut Ikhwan, dia mulai merintis penjualan arang batok kelapa secara riteil sudah 1 tahun lalu dan kini mulai dikenal oleh kalangan masyarakat kota Padangsidimpuan dan untuk melakukan pengembangan, dia akan mencoba membuka pangsa pasar baru mulai dari luar kota yang dekat dari kota Padangsidimpuan.

Untuk harga jual, Ikhwan menyebutkan kalau harga jual dalam partai besat ke Medan cuma Rp. 7.000 per kilogramnya dengan menanggung ongkos sendiri. Sedangkan penjualan riteil, harganya mulai dari Rp. 9.000 hingga Rp. 11.000 per kilogramnya.

Baca juga:  Setelah Test PCR Oleh RSUD Padangsidimpuan Ternyata DP Warga Aek Tampang "Negatif"

Dia berharap pandemi covid-19 ini bisa cepat berakhir agar semua aktifitas bisnis mulai pulih kembali dan berharap kepada pemerintah untuk malakukan pendataan terhadap pengusaha kecil / UKM yang terimbas pandemi covid-19 untuk selanjutnya dilakukan bimbingan dan bantuan dalam pemulihm ekonomi UKM dimaksud. *(Ali Imran).

Tinggalkan Balasan

Back to top button