EKONOMIPOLITIK

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Bersama BUMN Gerakan Pemulihan Nasional Pro Rakyat

Denpasar, JARRAKPOS.com – Imbas pandemi yang berkepanjangan menjadikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peran yang sangat penting, dan menjadi pilar kebangkitkan ekonomi sebgai mitra dalam membangun ekonomi masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih alias Demer dalam Kegiatan Sosialisasi BUMN sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional di The Vasini Smart Boutique Hotel, Kota Denpasar, Sabtu (18/12/2021).

Demer menjelaskan, BUMN merupakan perpanjangan tangan pemerintah. Pasalnya, BUMN mempunyai peran strategis yang dan memiliki kemampuan sebagai lokomotif untuk menjalankan berbagai program yang sudah sangat dinanti rakyat. “BUMN sejatinya merupakan motor penggerak yang luar biasa dahsyat, dengan setidaknya memiliki kekuatan sepertiga ekonomi nasional. Selain itu, infrastruktur BUMN paripurna tak tertandingi, diberbagai bidang dan menjangkau jaringan mancanegara hingga pelosok-pelosok daerah. Jadi, meski tugas menjalankan program-program untuk mengatasi krisis akibat pandemi saat ini superberat, tetapi bagi perusahaan negara juga bukan sesuatu yang mustahil dalam mengatasi kebuntuan,” ungkap Politisi asal Tajun, Buleleng.

Baca juga:  Kapolda Jateng Terjunkan Tim Untuk Slidiki Kebakaran 45 Kapal di Wijayapura Cilacap

Demer mengatakan, dikatakan BUMN sebagai lokomotif penggerak dilihat dari Bank BRI yang memberikan program KUR (Kredit Usaha Rakyat) dengan bunga rendah dan mudah diakses masyarakat. KUR merupakan pembiayaan kepada individu dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup (unbankable). “Jadi BUMN sebagai lokomotif pemulihan ekonomi nasional harus kita perkuat bersama-sama,” tegas Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali ini.

Kegiatan Sosialisasi BUMN sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional juga menghadirkan narasumber dari pihak Bank BRI diantaranya ,Wapinwil Mikro Kanwil Denpasar Arif Hartoyo, Staff Mikro Annisa Amalia dan perawakilan dari BRI Kantor Cabang Gajah Mada yang memberikan penjelasan dan pemahaman mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan KUR Supermikro. Dijelaskan KUR diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki usaha yang layak namun agunan tambahan belum mencukupi. Pengajuan KUR bertujuan untuk menambah modal kerja atau investasi (misalnya menambah alat produksi, perluasan usaha). Dan calon debitur KUR BRI adalah debitur KUR BRI (existing) atau calon debitur tidak sedang menerima kredit/pembiayaan selain KPR, KKB, kredit dengan jaminan SK pensiun, kartu kredit, resi gudang dengan kolektibilitas lancar.

Baca juga:  Bagikan Baksos Bareng Mahasiswa dan Pemuda, Kapolri : Teruslah Berkontribusi Terbaik untuk Bangsa

Sektor usaha yang dibiayai meliputi pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, pertambangan garam rakyat, pariwisata, jasa, dan perdagangan. Sementara itu kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai program BUMN dalam memimpin program PenangananmEkonomi Nasional. Kedua, menumbuhkan kembali kepercayaan para pelaku bisnis dan ekonomi bahwa pemerintah serius dalam pemulihan ekonomi.

Ketiga, sosialisasi sebagai bagian dari senjata utama program percepatan perputaran roda ekonomi sampai ke daerah-daerah terpencil. Keempat, sosialisasi ini wujud nyata sinergi dan kolaborasi BUMN sebagai kepanjangan tangan pemerintah dengan berbagail lembaga baik pemerintah pusat, daerah dan swasta.

Baca juga:  SBY : Hanya Ada Satu Matahari di Partai Demokrat

Banner Iklan Sariksa

Dalam Kegiatan Sosialisasi BUMN sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional dihadiri para pelaku UMKM, hingga generasi milenial di Bali. Kegiatan ini untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat mengenai peran penting BUMN dalam pemulihan ekonomi nasional sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Tra/JP

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button