DAERAH

Ruang Isolasi di RSUD Sanjiwani Gianyar “Overload”


Gianyar, JARRAKPOS.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanjiwani Gianyar saat ini kekurangan ruangan isolasi. Bed yang tersedia di sana seluruhnya sudah ditempati oleh pasien yang positif covid 19. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar Made Gede Wisnu Wijaya, Kamis (25/6/2020). Pria yang selaku Sekda Kabupaten Gianyar itu mengaku sedang mengupayakan tempat karantina bagi pasien positif Covid-19 yang tidak bergejala. Sementara bagi pasien yang bergejala, Wisnu Wijaya mengaku sedang berkoordinasi dengan pihak rumah sakit rujukan di Bali.

Baca juga:  Bale Piyasan Warga Ubud Hangus Terbakar, Kerugian Ditafsir Rp500 Juta
1th-Ik#29/4/2020

“Ruangan poli Covid RSUD Sanjiwani saat ini sudah penuh. Sesuai arahan Bapak Bupati, pada prinsipnya beliau akan menambah ruangan untuk merawat pasien Covid-19. Beliau memerintahkan Dinas Kesehatan dan RSUD Sanjiwani untuk membuat kajian secepatnya. Masih kita usahakan tempat perawatannya,” terangnya. Penuhnya ruangan isolasi lantaran terus bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di Gianyar. Bahkan saat ini total kumulatif kasus konfirmasi positif Covid-19 di Gianyar mendekati angka 100. Tertuang pada website covid19gianyarkab.go.id hingga Kamis (25/6/2020), jumlah kasus positif sebanyak 98 orang. Dari jumlah itu, 50 orang diantaranya berhasil sembuh, 1 meninggal dan 47 masih menjalani perawatan.

Baca juga:  Bupati Eka Serahkan Bantuan Korban Bencana di Sangulan
1th-bn#1/2/2020

Terakhir terdapat tambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 10 orang. Salah satunya dialami seorang pengrajin inisial AARM, 54, asal Kecamatan Sukawati. Yang bersangkutan terkonfirmasi positif berdasarkan hasil swab, Rabu (24/6/2020). Mulanya, perempuan ini mengalami demam, batuk kering dan mengeluh sesak nafas berat sejak dua pekan lalu, Rabu (10/6/2020). Oleh karena memiliki gejala, pasien menjalani uji swab di RSUD Sanjiwani pada Selasa (22/6/2020), dengan hasil keluar setelah dua harinya positif Covid-19. tur/ama


Close