DAERAH

Mari Merdeka Diri Dengan Vaksin Covid-19 Oleh Ali Imran / Wartawan JarrakPos

Mari Merdeka Diri Dengan Vaksin Covid-19
Oleh Ali Imran / Wartawan JarrakPos

Masih terbayang tidak sama kamu kalau beberapa bulan lalu anda tidak bisa beraktifitas kemana-mana, anda harus terkurung di rumah melakukan segala pekerjaanmu, seperti belajar, WFH (work from house), terbatasnya beribadah, bersilaturrahmi hingga berjualan dibatasi pada jam tertentu saja dan tidak bisa menikmati berbagai liburan wisata.

Tentu kebijakan ini membuat semua pihak merasa kesal, merugi bahkan menyebabkan keterpurukan ekonomi akibat pembatasan kegiatan yang dilakukan pemerintah.

Namun kita juga tak bisa menyalahkan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah , lantaran situasi pandemi covid-19 yang menyebar di negara kita ini memposisikan pemerintah pada pilihan yang sulit (ibarat buah simalakama).

Jika pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) maka rakyatnya akan banyak yang korban nyawa. Nah ekses negatif kebijakan PPKM juga berdampak kepada terancamnya perekonomian rakyat.

Sebagai rakyat apa yang harus kita lakukan agar semua ini berlalu, tidak ada lagi pembatasan aktifitas kerja, belajar bahkan berusaha? Dan beralih kepada pemulihan ekonomi sebagaimana sebelum pandemi covid-19 menyerang negara ini.

Ada 2 solusi yang dikeluarkan pemerintah , kita sebagai masyarakat tidak perlu memiliki modal untuk itu, cukup hanya modal patuh dan taat serta ikut mendorong pemerintah agar program tersebut bisa berjalan dengan baik.
Apa itu , jawabnya hanya mematuhi Protokol Kesehatan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas umum) .

Baca juga:  Alokasi Anggaran Polres Magelang T.A. 2022 Naik 6,97 Persen

Satu lagi kita ikut mensukseskan program vaksinasi covid-19 dengan cara proaktif mendatangi posko-posko yang menyediakan layanan vaksin covid-19. Jika sudah melakukan vaksin lengkap minimal dosis 1 dan dosis 2 , maka dukung pemerintah dengan mensosialisasikan vaksin covid secara mandiri kepada orang yang belum melakukan vaksin.

Buktikan kepada setiap orang bahwa anda adalah bukti kalau vaksin covid-19 aman dan tidak berefek negatif seperti yang diceritakan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

Katakan kepada mereka yang belum divaksin jangan mendengarkan hoaks seputar vaksin covid-19.

Kemudian berikan gambaran pilihan kepada mereka yang belum divaksin, “mau bertahan dengan situasi yang serba terbatas atau mau merdeka seperti halnya kehidupan sebelum pandemi”?

Kalau orang yang belum divaksin tersebut memiliki pemikiran yang maju, tentu dia akan mencari pilihan memerdekakan diri dari pembelengguan covid-19 ini.
Kalau mau merdeka jawabnya mematuhi protokol kesehatan 5 M dan mau divaksin covid-19.

Baca juga:  Bakti Sosial Taruna Akmil di Daerah Magelang

Kalau semua masyarakat menjalankan kedua program ini tentu upaya menekan angka terpapar dan angka kematian akibat covid-19 akan turun dan bahkan bisa nihil sehingga mata rantai covid-19 di negara ini berlalu.

Kalau mata rantai covid-19 telah dapat diputus, tentu pemerintah juga akan membebaskan rakyatnya untuk melakukan aktifitas fisik di luar rumah dan semua kembali normal seperti sediakala sebelum covid-19 menyerang negara ini.

Agar kita merdeka , mari bersama-sama menjalankan protokol kesehatan 5M dan menuntaskan pelaksanaan vaksin pada diri kita. Karena kedua program ini merupakan perisai pelindung diri dari dalam maupun dari luar menangkis serangan virus corona.

5 M melindungi diri kita dari serangan virus corona secara eksternal sedangkan vaksin merupakan pelindung diri dari serangan virus corona dari dalam tubuh (internal).

Dengan memakai masker orang akan terlindungi dari penyebaran droplet (air ludah) sebagai inang perantara virus corona dari mulut ke mulut. Kemudian dengan Mencuci tangan kita mengantisipasi bilamana dalam satu kegiatan terdapat virus corona yang melekat pada tangan kita. Tentu Menjaga jarak hingga 1,5 meter dengan orang membatasi gerak penyebaran virus corona dari orang yang satu kepada orang lainnya, sedangkan Menjauhi kerumunan untuk mencegah bilamana dalam suatu keramaian tersebut terdapat diantaranya orang yang tidak bisa dilihat secara kasat mata telah membawa virus corona, demikian dengan Mengurangi mobilitas umum agar tidak terlalu banyak kontak fisik dengan orang-orang yang tidak diketahui telah membawa virus atau tidak.

Baca juga:  15 Karung Pasir Sumbat Saluran Air Alun-Alun, Diduga Ada Kesengajaan

Ke-lima himbauan protokol di atas merupakan upaya pencegahan secara eksternal agar kita terhindar dari serangan virus corona.

Sedangkan vaksin covid-19 yang disuntikkan kepada diri kita yakni untuk membentuk immun (ketahanan) tubuh untuk mematikan virus corona yang sudah terlanjur masuk ke tubuh kita. Jdi dengan vaksin covid-19 maka peluang untuk terkontaminasi covid-19 lebih minim daripada tidak divaksin.

Sekali lagi jika kita ingin merdeka kembali kepada kondisi sediakala sebelum negara ini diserang pandemi covid-19, maka mari bergandeng tangan dengan pemerintah secara bersama-sama menjalankan program kebijakan penyelamatan ummat dengan menjalankan Protokol Kesehatan (5M) dan melaksanakan vaksin covid-19. Akhirul kalam, “merdeka-merdeka-merdeka”. ************

Tinggalkan Balasan

Back to top button