DAERAH

Setelah Test PCR Oleh RSUD Padangsidimpuan Ternyata DP Warga Aek Tampang “Negatif”

Padangsidimpuan, (JarrakPos)- Muncul isu terpaparnya seorang pasien rumah sakit swasta , sontak membuat bingung warga kota Padangsidimpuan, pasalnya sudah sebulan kasus terkonfirmasi positif covid-19 di kota Padangsidimpuan nihil.

Sebelumnya (22/11) DP (54) warga kelurahan Aek Tampang, Kec. Padangsidimpuan Selatan , berdasarkan hasil test Swab Antigen yang dilakukan rumah sakit swasta menunjukkan hasil “positif” untuk selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum kota Padangsidimpuan selaku rumah sakit rujukan pasien covid.

” Iya informasi itu memang benar, namun setelah dilakukan test swab Polymerase Chain Reaction (PCR) hasilnya menunjukkan negatif”, jelas Sekretaris Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 kota Padangsidimpuan Arpan Harapan Siregar kepada wartawan, Kamis (25/11).

Baca juga:  Kapolres Ponorogo Kunjungi Ponpes Modern Darussalam Gontor

Rincinya DP Masuk ruangan isolasi Tgl 22-11-2021 jam 19 .30 WIB dengan Derajat Gejala : sedang; Komorbid :*Hypertensi* ; Hasil Swab Antigen RS Metta medika Tgl 22 November 2021 *POSITIF* , setelah dilakukan test swab PCR oleh RSUD Kota Padangsidimpuan Tgl 23 November 2021 hasilnya *Negatif*

Diterangkannya dalam sebulan ini belum pernah pasien terkonfirmasi positif, angka terkonfirmasi tetap stagnan diangka 1.209 orang, sedangkan yang meninggal sebanyak 85 orang dan yang sembuh sudah mencapai 1.202 orang.

Baca juga:  Secara Swadaya, Warga Dusun Puringan Secang Lakukan Pengerasan Jalan

Meski tidak ada penambahan terkonfirmasi positif, Arpan berharap agar masyarakat kota Padangsidimpuan tidak lengah dan agar kondisi ini tetap terjaga tanpa ada yang terkonfirmasi positif, maka kita semua tetap mengikuti protokol kesehatan dengan selalu Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas umum (5M) .

Selain memproteksi diri dari luar dengan mematuhi protokol kesehatan 5M, warga kota Padangsidimpuan juga harus antusias mendapatkan suntikan vaksin covid-19 yang disediakan secara gratis oleh pemerintah, karena vaksin merupakan senjata pelindung diri dari dalam tubuh untuk melawan covid-19.

Baca juga:  PT. AR Bantu Alkes Penanggulangan Covid-19 Kepada Pemkab Tapsel

Dijelaskannya dengan berhasilnya kita mencapai angka 50% vaksinasi covid-19 hingga akhir Desember nanti, maka yang menikmati hasilnya tentu masyarakat kota Padangsidimpuan sendiri. Karena status PPKM akan diperlonggar yang akan memberikan kembali ruang gerak baru kepada kita kesempatan berusaha, memperoleh pendidikan secara tatap muka dan ruang gerak yang lainnya. *(Ali Imran)

Tinggalkan Balasan

Back to top button