EKONOMI

Bank BPD Bali Target 10 Ribu Merchant QRIS, Cegah Covid-19 Melalui Uang Cash


Denpasar, JARRAKPOS.com – Usai menghadiri peresmian Pasar Sindu sebagai kawasan pasar tradisional berbasis digital di Sanur, Denpasar Sabtu (27/6/2020), Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, SH., MH., mengatakan dengan adanya Pasar Sindhu sebagai pasar tradisional berbasis digital, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Pasalnya, transaksi pasar digital yang sudah mengurangi memakai uang cash, dan pembayarannya pun menggunakan sistem QRIS yaitu transaksi digital sudah pasti bisa mencegah terjadinya kecurangan dalam transaksi serta juga perhitungan sudah pasti akuntabel.

Baca juga:  Gara-gara Covid-19, Guide Objek Wisata Jadi Pembuat Pot Berekspresi Lucu
1th-Ik#29/4/2020

Ditegaskannya, Pasar Sindu sebagai digital traditional market area yang saat ini sudah mampu menerapkan transaksii pembayaran yang bersifat contacless memakai QRIS. Selain transaksi bisa lebih cepat, mudah dan aman juga dapat mengurangi resiko penularan covid-19 melalui media uang. “Saya harapkan dengan adanya Pasar Sindhu sebagai pasar digital masyarakat bisa melakukan transaksi non tunai, melalui QRIS,” jelasnya.

Lebih lanjut Sudharma menjelaskan, QRIS yang sudah ada sejak Desember 2019 pihaknya akan terus bergerak ke pasar-pasar dan penggerak UMKM di Bali, sedangkan di Pasar Sindu sendiri sudah ada puluhan pedagang yang menggunakan QRIS, maka pihaknya pun akan terus menggenjotnya hingga pada pasar malam, sebab Pasar Sindu sendiri mempunyai daya tarik wisatawan asing yang tinggal di Sanur. “Kalau nanti parwisata Bali pulih, dan senggol (pasar malam, red) Sindu ramai oleh wisatawan asing dan QRIS kedepannya juga sudah bisa lintas batas, sudah pasti wisatawan asing bisa menggunakan layanan transaksi digital di senggol Sindu,” paparnya.

Baca juga:  Momentum Bali Era Baru, Cok Ace Terima Audensi Pertamina Siapkan Program BBM Ramah Lingkungan
1bn-ik#28/12/2019

Ditegaskannya, QRIS yang sudah mulai dikenal oleh masyarakat Bali dimana dari awal Januari hingga Juni 2020 sudah 3000 merchant yang menggunakan QRIS Bank BPD Bali, maka pihaknya ditahun 2020 menargetkan 10 ribu merchant untuk menggunakan QRIS. Selain itu juga Sudharma mengakui, pihaknya juga sudah membuat percontohan QRIS pada SPBU di Singaraja dan juga pada noktaris seluruh Bali bahkan Tiara Dewata juga sudah menggunakan QRIS. “Kita harapkan SPBU dan noktaris serta rekanan juga bisa menerapkan transaksi digital, ” harap Sudharma. tra/ama

Berita Terkait

Close