EKONOMI

Putus Rantai Pasar Selama Covid-19, Dinas Pertanian Bali Gelar Pasar Tani


Denpasar, JARRAKPOS.com – Mengantisipasi semakin berkurangnya akses pasar selama wabah pandemi Covid-19 ke hotel, restoran, katering dan swalayan, akibat kebijakan physical distancing, membuat para petani di Bali menjadi gusar. Untuk itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menggelar Pasar Tani pada Jumat (29/5/2020) di Halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Pasar Tani ini, sebagai salah satu bentuk fasilitasi untuk membantu mempromosikan serta memasarkan produk petani lokal Bali dengan penerapan physical distancing.

Baca juga:  Siapkan Masker Gratis, Pelayanan Samsat se-Bali Konsisten Terapkan Protokol Covid-19
1bl-ik#21/5/2020

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ir. Ida Bagus Wisnuardhana, M.Si., menjelaskan Pasar Tani tersebut diikuti oleh 10 kelompok tani pelaku pemasaran yang memasarkan berbagai produksinya mulai sayuran, buah, bumbu, telur, daging, beras dan produk pangan lainnya. Gelar pasar tani yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 ini juga sebagai salah satu bentuk pembelajaran bagaimana berjualan dan berbelanja dengan tetap memperhatikan protokol physical distancing yang ditetapkan.

1bl-bn#29/5/2020

“Pedagang dan pembeli harus pakai masker dan face shield, menjaga jarak fisik dengan mengantre, selalu cuci tangan dan menyiapkan hand sanitizer ditempat penjualan,” ucapnya. Ditambahkan, gelar Pasar Tani kali ini adalah semacam uji coba, apabila efektif akan dilaksanakan pada skala yang lebih besar dan secara kontinu serta berkelanjutan. “Tujuan lain dari pelaksanaan pasar tani ini adalah mendekatkan antara petani selaku produsen dengan konsumen, sehingga rantai pasar yang panjang dapat diputus dan petani memperoleh harga jual yang lebih tinggi,” ungkap birokrat asal Tabanan tersebut. tra/ama

Berita Terkait

Close