POLITIK

Pembakaran Bendera Usik Jiwa Kader PDI Perjuangan Tabanan


Tabanan, JARRAKPOS.com – Puluhan kader dan simpatisan DPC PDIP Tabanan bangkit bergerak merespon dibakarnya bendera induk partainya dalam sebuah aksi oleh oknum tertentu di depan gedung DPR-RI beberapa hari lalu. Hal ini dilakukannya dengan menggelar aksi damai pada Senin (29/6/2020). Aksi damai yang dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDIP Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM. Aksi dimulai dengan menggelar orasi disekretariat Kantor DPC PDIP Tabanan.

1th-bn#1/2/2020

Orasi dimulai pada pukul 08:30 WITA yang diawali dengan pembentangan spanduk yang berisikan sikap DPC PDIP Tabanan terhadap pembakaran bendera induk partainya. Adapun tuntutan yang ditulis pada spanduk diantaranya Saya Bukan PKI, Saya Bukan HTI, Saya PDI Perjuangan, Satu Bendera Dibakar, Berjuta Bendera Berkibar”, “Usut Tuntas Pelaku dan Dalang Pembakaran Bendera PDI Perjuangan, dan sejenisnya.

Baca juga:  Made Urip Bersama Kembang Sulap Jembrana Jadi Sentra Produksi Coklat, Gelontorkan 100 Ribu Bibit Kakao Super dan Alsintan Senilai Rp2 Miliar

Orasi pertama dilakukan Ketua DPC PDIP Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM. Dalam orasinya tersebut Dr. Sanjaya menuntut pelaku pembakaran bendera PDIP yang berlangsung didepan gedung DPR/MPR diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. Sebelum ke Polres, para kader partai moncong putih ini terlebih dahulu kumpul di kantor DPC PDI Perjuangan Tabanan. “Kami melakukan pengaduan kepada aparat kepolisian di Polres Tabanan, karena bendera PDI Perjuangan kami pada Rabu, 24 Juni 2020 dibakar oleh pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggungjawab,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tabanan, Komang Gede Sanjaya.

Baca juga:  Hari Lahir Bung Karno, PDIP Jembrana Salurkan Bantuan Beras 3 Ton
1th-ik#1/1/2020

Sanjaya mengatakan, pembakaran itu mengusik jiwa para kader partai ini. Untuk itu, pihaknya memohon kepada pihak kepolisian agar mengusut secara tuntas oknum-oknum tak bertanggungjawab tersebut, karena dikhawatirkan akan memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Pelaporan ini dilakukan serentak di seluruh kabupaten/kota se-Bali maupun se- Indonesia,” ujarnya seraya menyampaikan terima kasih, karena telah diterima dengan baik laporan tersebut. Langkah selanjutanya, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukumnya.

Sanjaya menegaskan, para kader sangat terusik dengan peristiwa itu. “Kami merasa terusik karena bendera yang sangat kami cintai dan banggakan ini di bakar. Apa salah bendera kami, apa salah simbul-simbul PDI Perjuangan,” tegasnya. Pihaknya pun mengapresiasi arahan Ketua Umum PDI Perjuangan yang telah mengeluarkan surat perintah harian. Yakni, melakukan pengaduan ini dengan damai dan tenang. “Kami sangat menghormati dan menjunjung tinggi supermasi hukum di negara kita. Apalagi saat ini situasi memperihatinkan karena adanya Covid-19,” tandasnya. tra/ama

Berita Terkait

Close