HUKUM DAN KRIMINAL

Lapas Perempuan Pontianak KONDUSIF Pasca keributan penertiban HP.

PONTIANAK, Jarrakpos.com- Adanya perbedaan persepsi dan terkesan timbul keributan dalam kegiatan  penertiban Handphone di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Pontianak pada Selasa ( 28/9 ) telah disikapi secara cepat. Pihak Lapas telah melakukan pendekatan secara humanis sehingga situasi cepat kondusif kembali.

Rangkaian kegiatan awal penertiban ini dimulai pada Sabtu ( 25/9 ) dengan pengarahan terlebih dahulu kepada narapidana untuk menyerahkan Handphonenya untuk dikembalikan kepada keluarganya . Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Pemasyarakatan bahwa Lapas dan Rutan bebas dari Handphone. Kegiatan ini direspon baik warga binaan dengan mengikuti himbauan persuasif tersebut.

Baca juga:  Polres Labuhanbatu Ungkap Jaringan Narkoba Tanjungbalai -Torgamba

Lapas Perempuan Pontianak sendiri mempunyai kapasitas 150 orang dengan jumlah WBP 262 orang dan 1 balita. Untuk regu pengamanan tiap regunya 4 orang dan P2U 2 orang.

Pada Hari Selasa ( 28/9 ), Kasi Kamtib dan Ka.KPLP mendapatkan informasi bahwa masih ada Handphone yang disembunyikan narapidana di Blok Mawar Kamar 5. Setelah dilakukan pengecekan di Blok Mawar Kamar 5 sekitar pukul 14.30 – 15.00 WIB. Petugas mendapati lubang berukuran 20×20 cm yang ditutup keramik di salah satu bak air mandi dan Setelah dibuka  ternyata terdapat tuperware yang isinya Handphone serta diduga perhiasan dan surat-surat.

Baca juga:  Korban Dukun Pengganda Uang Bertambah Lagi, Ini Fakta Yang Diungkap Polres Magelang

Selanjutnya petugas mengumpulkan WBP Blok Mawar dan diberikan penjelasan terkait larangan menggunakan Handphone di Lapas dan Rutan. Kemudian WBP Blok Mawar Kamar 1, 2, 3 dan 4 diminta masuk ke kamar masing-masing. Lalu petugas kembali menegaskan kepada WBP kamar 5 tentang larangan menggunakan Handphone.

Ketika  petugas membawa tuperware berisi Handphone keluar kamar, ada narapidana yang memprovokasi sehingga timbul perbedaan persepsi . Tidak ada sama sekali penyanderaan petugas namun memang petugas sedang bertugas di Blok untuk meredakan situasi karena WBP ingin barang bukti tuperware dikembalikan.

Baca juga:  Sindikat Upal Berhasil di Bongkar Polres Pemalang

Setelah diberikan pengarahan Plt. Kadiv Pemasyarakatan, pihak Kepolisian, TNI dan Pejabat LPP Pontianak sekitar Pukul 22.30 WIB LPP Pontianak situasi sudah dalam keadaan aman dan terkendali. ( Red )

 

 

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button