EKONOMIPARIWISATA DAN HIBURAN

Langkah Prov Bali Siapkan Dibukanya Pariwisata Juli 2021


Denpasar, JARRAKPOS.com – Dengan sudah berjalannya tahapan vaksinisasi bagi pekerja pariwisata dan masyarakat sekitar tiga kawasan zona hijau yaitu, Ubud, Sanur dan Nusa Dua. Hal ini dilakukan sebagai langkah persiapan akan dibukanya pariwisata Bali pada Juni-Juli 2021, serta pihak Provinsi Bali juga mengambil langkah kesiapan dengan memberikan sertifikasi CHSE ke industri pariwisata, untuk memberikan kenyamanan, keamanan dengan penerapan prokes yang berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan) kepada para wisatawan asing maupun domestik yang akan menginap di Bali

Baca juga:  Bupati Buleleng Inginkan Pemuteran, Lovina dan Munduk Jadi Zona Hijau

Kadis Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa menjelaskan, langkah CHSE merupakan sebagai bentuk memberikan kepercayaan kepada wisatawan yang akan berkunjung ke Bali, ditambah lagi dengan Bali memberikan zona hijau dimana nantinya masyarakatnya 100 persen sudah di vaksin. “Artinya, dengan adanya zona hijau resiko penularan covid sangat kecil sekali,” jelasnya Rabu (30/3/2021).

Astawa mengakui, pihak Menlu sudah melakukan travel coridor agreement dengan negara tertentu, seperti Tiongkok, Singapore, Uni Emirat Arab, dan Korea Selatan, dan masih berproses penjajakan. Dan tentunya ketika penjajakan itu berhasil, maka wisatawan asing yang akan berkunjung ke Bali harus di vaksin terlebih dahulu di negaranya, kemudian wisatawan yang memperoleh visa harus sudah memiliki surat keterangan bebas covid.

Baca juga:  Dewan Komisaris Bank BPD Bali lakukan Mecaru Rsi Gana Serta Menanam Pohon Simbol Kejujuran

“Kita di Bandara Ngurah Rai sudah melakukan simulasi Swab test bagi warga negara asing yang berkunjung, kemudian wisatawan asing harus mengisi eHAC (electronic-Health Alert Card) atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan berupa kartu elektronik, setelah itu ketika wisatawan asing akan kembali ke negaranya harus di Swab lagi di Bali. Inilah langkah yang kita buat dengan para steakholder, hanya tinggal menunggu keputusan dari empat menteri yaitu Menlu, Kumham, Menkes dan Menteri Pariwisata,” pungkasnya. tra/JP


Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close