DAERAH
Jaksa Masuk Pesantren, Komitmen Kajari Kabupaten Cirebon Untuk Santri dan Masyarakat.

CIREBON JarrakPos.Com-Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cirebon menggelar program “Jaksa Bakti Pesantren” di Pondok Pesantren Al-Bahjah, Cirebon, Jumat (14/2/2025).
Kegiatan perdana ini merupakan wujud kepedulian Kejaksaan terhadap pesantren. Sekaligus bentuk nyata pelayanan hukum bagi masyarakat, khususnya para santri.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon, Yudhi Kurniawan, menegaskan bahwa program ini bertujuan mempererat hubungan antara Kejaksaan dengan komunitas pesantren.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, santri dan pengurus pesantren semakin memahami pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga menjadi langkah awal bagi Kejaksaan untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Yudhi Kurniawan dalam sambutannya.
Kegiatan yang berlangsung sehari ini mencakup berbagai program yang bermanfaat bagi para santri.
Di antaranya penyuluhan dan penerangan hukum dari Tim Kejaksaan yang mengedukasi terkait pencegahan tindak pidana serta kesadaran hukum bagi generasi muda.
Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon turut memberikan penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan di lingkungan pesantren.
Serta pembagian sembako, sebagai bentuk kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan sembako kepada santri dan santriwati.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari mereka,” ungkapnya.
Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pengecekan dan pengobatan gratis, yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan.
Kegiatan ini memberikan layanan medis bagi santri, santriwati, dan pengurus pesantren.
Layanan kesehatan gratis ini disambut antusias oleh para peserta.
Sebagai penutup acara, Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon menyerahkan Piagam Pondok Pesantren Teladan Hukum kepada Buya Yahya selaku Pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah.
Hal itu sebagai apresiasi atas dedikasinya dalam membangun pesantren berbasis pendidikan hukum dan moral.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 100 santri serta melibatkan personel dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon dan tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta.
“Kami berkomitmen untuk terus mengadakan program seperti ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Cirebon, khususnya kalangan santri,” tutup Yudhi Kurniawan.
Sementara, Pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, mengapresiasi apa yang menjadi program Kejaksaan yang melibatkan pesantren.
Lantaran, kata Buya Yahya, dengan pembekalan yang diberikan kepada santri bisa menjadi bekal bagi mereka di masa mendatang.
“Fahami dan dengarkan apa saja materi yang diberikan sebagai ilmu dan pengetahuan baru. Siapa tahu, santri atau santriwati disini kelak bisa menjadi Jaksa yang memegang teguh yang berahlak islami dalam menegakan hukum,” jelas Buya Yahya.*** ****(GUS Wahyu Ratusan)****
You must be logged in to post a comment Login