DAERAH
Oknum Korcam P3K Sliyeg di duga melakukan Pungli.

INDRAMAYU JarrakPos.Com-Perbuatan kejahatan bukan dilihat dari latar belakang pendidikan dan status sosial, tapi bila ada peluang serta kesempatan apalagi berada dalam suatu kedudukan maka perbuatan kejahatan akan dapat dilakukan dengan mudah dan sistematis.
Oknum Korcam P3K kecamatan Sliyeg In melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan kepada para rekan-rekan seangkatan P3K yang baru dilantik oleh Bupati Indramayu terdahulu Nina Agustina. Yaitu dengan cara melakukan pungutan sebesar Rp35.000/anggota dan Rp.7.000.000 untuk mengurus mutasi dan Rotasi agar tidak ditempatkan jauh dari tempat tinggal.
Salah seorang rekan P3K kecamatan Sliyeg Abud (bukan nama sebenarnya) saat diminta keterangan ” benar di wilayah kecamatan Sliyeg para P3K di minta uang iuran sebesar Rp.35.000 per anggota dan Rp.7.000.000 bagi mereka yang mau diuruskan surat mutasi dan penempatannya. Tetapi ketika saya tanya ke Korlap P3K bahwa uang itu tidak ada, alias pungli makanya saya bersama rekan-rekan P3K ingin mendapatkan penjelasan langsung dari Ketua Korcam tersebut” tegasnya.
Ketika menanyakan hal tersebut ke salah seorang Korcam P3K saat di masjid agung Indramayu” lah itu benar terjadi di Korcam Sliyeg, Tukdana dan Kertasmaya tapi sumbernya dari mana???” Ujarnya.
Walaupun sudah ada pengembalian uang penempatan dan mutasi kepada korban sebesar Rp.7.000.000 per orang tapi secara hukum jelas itu suatu tindak kejahatan yang sistimatis dan merugikan orang lain jadi harus diproses secara hukum yang berlaku.
Sudah sekayaknya tim dari Inpektorat dan saber pungli untuk menyelesaikan secara hukum yang berlaku secara tuntas serta mencari aktor intelektual yang berada di belakangnya. Tanpa penugasan dan Perintah mustahil para Korlap dan Korcam P3K bisa mau melakukan perbuatan itu semua yang jelas-jelas melawan Hukum dan perundangan yang berlaku!!!. *****(GUS Wahyu Sekober)******
You must be logged in to post a comment Login