DAERAH

Wakil Rakyat Sejuta Traktor Gelontorkan UPPO dan PUPM Rp1,2 Milyar, Lindungi Kelestarian Plasma Nutfah Sapi Bali


Tabanan, JARRAKPOS.com – Disela-sela agenda resesnya, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Drs. I Made Urip, M.Si kembali menggelontorkan bantuan senilai total Rp1,2 milyar berupa 5 unit UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) bibit Sapi Ruminansia serta PUPM (Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat) 2018 di Desa Mambang, Selemadeg Timur, Tabanan (3/11/2018). Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Anggota DPR RI empat periode itu, disaksikan plt. Kadis Perternakan Provinsi dan Kesehatan Hewan Provinsi Bali drh. I Wayan Mardiana, MM, Kadis Pertanian Kabupaten Tabanan diwakili Kabid Hortikultura I Gusti Sudarsana, Anggota DPRD Tabanan Fraksi PDIP I Wayan Edi Nugraha Giri, Ketua PAC PDIP Selemadeg Timur Made Musukadana beserta ratusan anggota kelompok penerima bantuan.

Tatap muka sekaligus penyerahan bantuan dari aspirasi itu, diterima UPPO Merta Sarining Buana, UPPO Nandidi Nadi, UPPO Merta Karya Tani, UPPO Rubah Tasbana, UPPO Gopala Satya masing-masing Rp200 juta serta 20 ekor bibit sapi Bali senilai Rp200 juta untuk Kelompok Ternak Sapi Sri Bayu Murti serta bantuan PUPM Wana Merta untuk menjaga kelestarian plama nutfah keaslian sapi Bali. Selaku salah satu penerima bantuan, Ketua Kelompok Tani Sri Bayu Murti, I Made Widiasa mengakui bantuan aspirasi ini disupport penuh Made Urip. “Kita mengucapkan rasa syukur dan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pak Urip yang telah memberikan bantuan yang kita usulkan. Ini bukti kesungguhkan Pak Urip memperjuangkan taraf hidup petani. Bantuan yang kita peroleh karena ada Pak Made Urip yang sangat mumpuni membantu mengawal usulan petani,” sebutnya.

Baca juga:  Anies ke Banten Dapat Penolakan, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca juga :

 

https://jarrakpos.com/2018/10/21/made-urip-beri-pencerahan-4-pilar-kebangsaan/

Karena itu, seluruh kelompok tani secara bersungguh-sungguh menyambut kehadiran Made Urip. Seperti diungkapkan, Ketua Kelompok Tani Rubah Tasbana atau Relawan Urip Batan Buah Tangun Titi Selemadeg Timur Tabanan, I Ketut Suryadi juga mengucapkan terimakasih kepada Made Urip berkat bantuan aspirasinya mendapat UPPO dengan 10 ekor sapi lengkap dengan fasilitasnya. “Untuk itu seluruh petani mendukung Pak Made Urip agar terpilih kembali menjadi DPR di pusat. Kita akan dukung penuh, karena Pak Urip selalu membantu kita mengembangkan sektor pertanian,” bebernya.

 Jarrak Travel

Saat itu, Wayan Mardiana yang juga Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Bali, juga mengakui bantuan aspirasi dari Made Urip sangat bermamfaat dan diharapkan bantuan sapi Bali ini bisa membantu petani. “Pak Made sudah terbukti berjuang, karena seluruh provinsi berebut mendapat bantuan sapi,” katanya sembari menyebutkan sampai saat ini bantuannya sudah diperjuangkan di Tabanan, Buleleng, termasuk Bangli dan Karangasem. “Tahun 2019 kita berharap bisa terus diperjuangkan. Karena itu Pak Made Urip juga harus didukung nantinya sehingga bantuan lainnya bisa diperjuangkan untuk mengembangkan kelompok tani dan ternak,” bebernya disambut tepuk tangan para kelompok tani dan ternak.

Baca juga:  Tuahta Pamit, Bahar Siap Jalankan Amanah

Baca juga :

Made Urip Ambil Alih Kendali Pemenangan Jokowi di Bali

Disisi lain, Made Urip menegaskan aspirasi untuk kelompok UPPO dan PUPM ini, sebagai tugasnya untuk membina kelompok yang ada, namun para penerima juga harus bisa mempertanggungjawabkan bantuan. Apalagi selama 4 periode di DPR RI dari tahun 1999 punya pengalaman pahit memperjuangkan kelompok ternak, tapi disia-siakan. “Kita berikan UPPO di Bangli tapi sapinya ga ada, anggota kangin kauh akhirnya ketua kelompoknya dapat tugas belajar di LP,” sentilnya sekaligus menyampaikan bantuan ini dari uang negara dan uang rakyat, jadi sepeser pun harus dipertanggungjawabkan. “Karena akan ada dari Dirjen sidak di lapangan dan tidak seperti dulu orang korupsi terang-terangan di atas meja. Karena itu penguatan kelompok ini semuanya harus jelas dan harus di pertanggungjawabkan,” imbuhnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini, juga menyebutkan pemerintahan Jokowi mempunyai cita-cita berswasembada pangan dengan memperkuat basis dan sentra peternakan, termasuk penyelamatan plasma nutfah sapi Bali. Karena sekarang hanya ada sekitar 500 ribu sapi Bali, sehingga harus terus ditingkatkan jumlahnya sampai minimal setara jumlah penduduk di Bali atau sekitar 3 juta jiwa. Maka itu harus ada komitmen bersama mengembangkan sapi Bali yang harus dilestarikan dan dijaga. Jangan sampai sapi Bali itu punah dan berkembang di negara lain, seperti Malaysia sehingga bagaimana caranya sapi Bali berkembang dengan baik. “Saya akan mengawal semua akses agar kelompok tani dan ternak mendapatkan bantuan melalui APBN seperti UPPO dan membuat sentra pembibitan sapi untuk menghasilan bibit unggul untuk meningkatkan populasi sapi Bali,” tegas wakil rakyat sejuta traktor itu.

Baca juga:  Jumlah Penduduk Miskin di Sikka Alami Penurunan

Baca juga :

Gelontorkan 20 Ribu Bibit Produktif, Made Urip Kawal Gerakan Go Green dan Organik di Bali

Made Urip juga mengucapkan terimakasih atas dukungan para petani dan krama subak selama ini, sehingga kembali dicalonkan oleh partai maju ke DPR RI nomor urut 1 Dapil Bali. “Kita minta dukungan dan support seluruh petani yang selama ini sudah mendapat kecocokan. Jadi jangan pragmatis dan lebih baik cari program untuk keberlanjutan selama ini dengan petani,” tandas politisi asal Desa Tua, Marga, Tabanan itu. aka/ama

 
JarrakTravel   JarrakTravel   Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblok Untuk Melanjutkan