NASIONAL

Aspirasi Sopir Transport Konvensional Diterima, Segera Dibahas Khusus Gubernur Koster


Denpasar, JARRAKPOS.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menerima aspirasi dari para sopir trasportasi konvensional yang tergabung dalam Bali Transportasi Bersatu (BTB) di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Jumat (14/12/2018). Dalam kesempatan itu, Ketua BTB Ketut Suryadi yang mewakili rekan-rekannya menyampaikan persoalan yang dihadapi para sopir terkait dengan beroperasinya tranportasi online. Menurut Suryadi, hal ini merupakan persoalan lama yang hingga kini tak kunjung ada penyelesaian sehingga sangat merugikan para sopir konvensional. Untuk itu, BTB sangat mengharapkan campur tangan Pemprov Bali melalui sebuah regulasi untuk membatasi operasional taksi online.

Hal senada disampaikan pula oleh Anggota BTB Wayan Sonur. Menurut dia, beroperasinya taksi online dikhawatirkan akan mempengaruhi citra pariwisata Bali. Karena taksi online cenderung memasang tarif murah dan etika para sopirnya dalam melayani penumpang sulit dikontrol. Selain itu, banyak sopir online yang menggunakan kendaraan plat luar Bali. “Kalau kami jelas sudah punya pangkalan, terorganisir dan ada MoU dengan pihak hotel dimana kami mangkal. Sopir-sopir kami juga mengenakan pakaian yang rapi dalam melayani penumpang,” terangnya. Untuk itu, Sonur berharap keberadaan BTB mendapat pengakuan pemerintah.

Baca juga:  Komisi II DPR RI Minta Regulasi Tentang Perangkat Desa Diatur

Baca juga : Pemprov Bali Konsisten Wujudkan Good Governance dan Clean Government

Menanggapi aspirasi tersebut, Wagub Cok Ace yang didampingi Kadis Perhubungan I Gusti Agung Sudarsana menegaskan komitmennya untuk berpihak pada kepentingan masyarakat Bali. Ia pun bisa merasakan persoalan yang dihadapi sopir transport konvensional terkait dengan beroperasinya taksi online. Meski demikian, Pemprov Bali masih harus melakukan kajian untuk mencari solusi terbaik agar kebijakan yang nantinya diambil tak melabrak aturan. Aspirasi dari BTB akan dilaporkan kepada Gubernur Wayan Koster dan akan ditindaklanjuti dengan pembahasan lebih khusus. mas/ama

 Jarrak Travel

 
JarrakTravel   JarrakTravel   Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

6 Comments

  1. Terimakasih bpk wakil gubernur bali atas waktunya
    Terimakasih untuk teman teman di BTB, yg selalu berjuang mempertahankan budaya transportasi lokal kita di bali, santun Dan propesional kerja kita tetap positip di mata tamu mancanegara.
    Smoga kita selalu diberikan Japan terbaik untuk mengais Rejeki Dari budaya transportasi. Kita kerja di Bali pastilah hasilnya untuk keluarga Dan yadnya upakara di Bali dimana pun.
    Karena keluarga kita hampir setiap hari perlu upakara baik di rumah maupun di masyarakat.
    Kita kerja bukan hanya untuk materi kepribadian saja.
    Terimakasih, salam gasss Dan selalu menjaga etika budaya kita.

  2. Kalo toh TAXOL tdk bisa di tutup,,,tolong daerah operasionalnya dibatasi,,hanya pada tempat umum(local saja),jangan sampe mengambil penumpang di areal pariwisata yang sudah ada taxi konfensionalnya,,,trus taxi yang dipakai tdk boleh plat(DK) luar bali,,,trus anggotanya harus ikut menjaga kebersihan dan keamanan bali,,contoh setiap hari Minggu anggotanya ikut brrsih bersih d pantai kuta area

  3. Kami atas nama BTB sngat apresiasi kpd pemprov Bali dlm hal ini Bpak WAGUB Bali,krn sdh menerima kmi serta memahami mslh kmi slama ini ,aplg beliau orang pariwisata psti tau banyak tentang keluhan kami,serta beliau akn membuat regulasi atau kbijakan sesuai kewenangan scara kelembagaan, untk mnjaga citra pariwisata mlalui sopir konvensional,mdh2 hal trsebut sgr bsa terwujud,demi ajegnya Bali sesuai dngn visi misi beliau yaitu nangun zad kerthi loka bali, ASTUNGKARA perjuangan kami ini slalu mndapat rido dri Ida Sang Hyang Widhi Wasa,suksma

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblok Untuk Melanjutkan