POLITIK

Made Urip Beri Pencerahan 4 Pilar Kebangsaan


“Perkuat Pemahaman Kader PDIP se-Kecamatan Marga”

Tabanan, JARRAKPOS.com – Badan Anggaran MPR RI, Drs. I Made Urip, M.Si kembali memberikan pencerahan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan yang kali ini dipusatkan di Sekretariat Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Marga, Tabanan, Jumat (19/10/2018) malam. Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tersebut diikuti ratusan jajaran kader dan pengurus PAC dan Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Marga, dalam rangka persiapan partai menghadapi hajatan politik Pileg dan Pipres, sekaligus untuk menjaga soliditas dan keutuhan partai serta memperkuat barisan bersama seluruh komponen masyarakat.

Selaku petugas partai, Ketua PAC PDIP Kecamatan Marga I Putu Eka Nurcahyadi mengapresiasi kehadiran Made Urip yang disambut ratusan kader partai dari 16 anak ranting se-Kecamatan Marga. Mereka dikatakan sangat antusia mengikuti Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sekaligus menyerap aspirasi kader partai di wilayah Kecamatan Marga. “Sebagai petugas partai yang mewakili kader di Marga berkaitan kehadiran Pak Made Urip sangat luar biasa, karena terus turun mendorong semangat partai berbagai bidang termasuk pembinaan kader partai lewat 4 Pilar Kebangsaan. Kita juga ucapkan terimakasi atas peran Pak Urip yang sering turun ke masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

Baca juga:  Diduga Takut Borok Terkuak, KPU Tapsel Tidak Penuhi Undangan Komisi A DPRD

Baca juga :

 

https://jarrakpos.com/2018/10/21/mayoritas-responden-dukung-pergub-bali-tentang-penggunaan-aksara-busana-dan-bahasa-bali/

Senada disampaikan, Ketua Ranting Desa Blayu I Ketut Cerata berpendapat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang mengundang langsung Made Urip sangat tepat bagi kader partai, karena materi ini bisa mengetahui lebih dalam dan memahami 4 Pilar Kebangsaan kedepan. “Sangat bagus Sosialisasi 4 Pilar Pak Urip bagi kader di bawah dan dapat diamalkan nanti,” katanya seraya mengakui kiprah Made Urip sangat luar biasa di masyarakat. Apalagi bantuannya sangat banyak serta selalu rajin turun ke masyarakat. Bahkan selalu memikirkan rakyat serta kemajuan partai di tingkat grass road. “Salah satunya dengan melakukan sosialisasi seperti ini, karena banyak generasi menyalahgunakan era yang ada,” tandasnya.

 Jarrak Travel
Ik-9/10/2018

Pada kesempatan itu, Made Urip menegaskan, berkat dukungan kader partai dari tahun 1999 sampai sekarang sudah empat kali menjabat DPR RI. Untuk itulah saat ditugaskan MPR untuk melakukan sosialisasi ke seluruh daerah dan lapisan masyarakat, juga menyasar kader partai di semua tingkatan. Karena sasaran utama 4 Pilar Kebangsaan untuk mencerahkan pemahaman seluruh lapisan masyarakat. “Karena akibat pengaruh globalisasi dan teknologi informasi dampaknya luar biasa terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi sebagai pegangan adalah 4 Pilar Kebangsaan ini, agar tidak terpenguruh dan tergelincir oleh kehidupan yang negatif,” tegas wakil rakyat sejuta traktor itu.

Baca juga:  Anies ke Banten Dapat Penolakan, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca juga :

https://jarrakpos.com/2018/10/20/made-urip-ambil-alih-kendali-pemenangan-jokowi-di-bali/

Dipertegas kembali, soal persatuan dan kesatuan bangsa ini harus terus dipelihara diperjuangkan, agar negara terus bersatu dalam NKRI. Karena itu peranan kader partai sangat penting untuk mempertahankan kehidupan berbangsa dan bernegara. Seperti pemahaman Pancasila sebagai ideologi negara yang sudah ditetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila dan jadi hari libur nasional oleh Presiden Joko Widodo. “Untuk itu sebagai tugas kita sebagai generasi muda harus diamalkan betul Pancasila yang digali oleh Bapak Pendiri Bangsa, Bung Karno dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Baca juga:  Viral, Demi Dongkrak Adiknya Eks Bupati Politisasi Gereja
Ik.22/9/2018

Sementara terkait UUD 1945 dijelaskan sudah mengalami 4 kali amandeman sejak tahun 1999, sehingga terjadi banyak perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu perubahan terus terjadi dalam kontek NKRI yang harus dijaga dengan baik. Terakhir soal Bhinneka Tunggal Ika, meskipun bangsa dan negara berbeda-beda namun tetap satu menjadi anugrah yang harus terus dijaga. Jadi generasi muda harus memahami betul 4 Pilar Kebangsaan agar bisa benar-benar diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Kita boleh membeda-bedakan, meskipun berbeda agama, suku dan ras, namun kita tetap satu dan bersaudara dalam konteks NKRI,” tutupnya. dyn/ama

 
JarrakTravel   JarrakTravel   Banner Iklan Rafting Jarrak Travel

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Matikan Adblok Untuk Melanjutkan